Selasa, 02 Juni 2009

Diaz Menyapa dengan Bismillah


Bismillahirrahmanirrahim,
Segala Puji bagi Allah, sang Pelindung, sang Pemberi Kehidupan dan Kebahagiaan. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabiyullah Muhammad saw. sahabat, keluarga dan ummatnya yang setia membela risalah Islam hingga kiamat nanti.

Akhirnya, setelah beberapa blog pribadi saya tidak terurusi, malam ini timbul keinginan untuk berbagi hikmah, ibrah, inspirasi serta motivasi, walau hanya sepiring. Maha Besar Allah dengan segala firman-Nya, memberikan banyak ilmu kepada manusia yang takkan pernah semuanya bisa kita kuasai. Ya Allah, kami hanya debu di hamparan bumi-Mu yang luas. Tiada daya dan upaya yang bisa kami lakukan tanpa pertolongan-Mu.

Sahabat, kehidupan saat ini yang sudah jauh dari suasana bahagia, nampaknya harus kita beri perhatian. Kehidupan dimana alam telah memberontak karena tidak diperlakukan selayaknya, kehidupan dimana kepala jadi kaki dan tangan menjadi tak punya malu, memang wajib untuk segera kita evaluasi. Mungkinkah telah banyak ayat-ayat yang kita pungkiri? Benarkah puluhan rambu-rambu sang Khaliq telah kita terobos? Atau, sudahkah manusia merasa menjadi makhluk yang tidak terkalahkan, hingga siapapun dilarang untuk mencegah hawa nafsu berkembang?

Sahabat, jika semua pertanyaan diatas kita jawab dengan "iya", sepertinya manusia harus berpikir sejenak. Sebelum semuanya terlambat, marilah kita kembali berkaca pada cermin jiwa dan membaca kembali buku harian kita, dan saksikan apa yang sudah kita lakukan, sebagai makhluk yang mengaku hamba Allah.

Sahabat, mari kita bersihkan diri dan mengisinya dengan keharuman ayat-ayat Allah. Menghiasi hari dengan meneladani manusia terbaik di dunia, Muhammad saw putera Abdullah bin Abdul Muthalib. Mengangkat kembali martabat kehidupan yang telah mati menuju dunia yang penuh rahmat. Dari sebuah kehinaan, menjadi kemuliaan. Dari suram menjadi kemilau nan indah. Dan dari kekufuran menjadi keimanan.

Sahabat yang kucintai karena Allah, cukup sudah. Hentikan lirikan matamu dari sesuatu yang nampak indah namun membawa kehancuran. Yang beraroma harum, tetapi racun mematikan. Yang cantik namun menjerumuskan. Palingkan pandanganmu hanya kepada satu permata yang 'kan menerangi kehidupan. Ya, itulah Islam. Satu dan tiada yang lain, akan membawa manusia dan semesta meraih kemuliaan. Menjadikan yang terpuruk menjadi terangkat martabatnya. Permata yang akan membawa kita, menuju keindahan dan bahagia sebenarnya di dalam Jannah.

Demikian sahabatku, sebuah sapaan awal sebagai sambutan permulaan. dikemudian hari Insya Allah, akan hadir tulisan-tulisan lain yang tentu akan memberi inspirasi dan motivasi untuk kita semua agar semakin dekat kepada Allah. artikel-artikel yang akan saya muat, sebagian adalah hasil tulisan saya yang dimuat di majalah remaja Greensoul, terbitan Lembaga Dakwah Remaja KiaSs (Kreatifitas Insan Shalih dan Shalihah), serta hasil dari siaran saya di Radio Mitra 97 FM dalam program Enjoy Mitra dan Hikmah Malam. Sekian dulu dari saya, salam Sukses dua dunia.
Wassalamualaikum wr wb.

0 komentar:

Posting Komentar